SpeAca

' MY SPEACA '

haI pLEand iT's mY blOgger
kunjungi terus ya' blOgger Qu
semOga meNarik dAN beRmanfaaT ya' wAt Qta.
(^_^)

Jumat, 23 April 2010

pullau seribu



WISATA PULAU 1000


LONDON: Malaysia swept seven Asian awards at the prestigious World Travel Awards 2009’s regional finals here on Saturday.

Dubbed the “Oscars” of the global tourism industry, the awards are recognised as the highest accolade within the travel industry.

Malaysia Airlines bagged Asia’s Leading Airline award, while Resorts World Genting scooped Asia’s Leading Family Resort and Asia’s Leading Casino Resort titles.

Tourism Malaysia’s “Malaysia: Truly Asia” tagline was also voted Asia’s leading marketing campaign at the star-studded function in Grosvenor House, a JW Marriot Hotel, in London’s Mayfair.

sipadan island pulau
Sipadan Island

Hilton Kuala Lumpur took home two titles — for Asia’s Leading City Hotel and Asia’s Leading Design Hotel — while Asia’s Leading Airport Hotel award went to Pan-Pacific Kuala Lumpur International Airport Hotel.

MAS chairman Tan Sri Dr Munir Majid and Genting Malaysia Berhad president and chief operating officer Datuk Lee Choong Yan received their awards from Miss Vietnam/ Miss World 2009 contestant Huong Giang.

Dr Majid said the recognition bore testament that the global industry and travellers recognised the national carrier’s brand of service delivery.

“Our focus has always been on serving customers, with a commitment towards continuous service, improvement and delivery,” he said.

“I am also confident these awards will help Malaysia enhance its reputation in the tourism industry and attract more visitors to our resort and the country,” he added.

Regional awards were also presented to winners in the Australasia and Indian Ocean as well as the Caribbean and South America regions.

In the category of individual countries, Mandarin Oriental Kuala Lumpur was voted Malaysia’s Leading Hotel; Ritz-Carlton Kuala Lumpur (Malaysia’s Leading Busi­­­­­­­ness Hotel); Sheraton Langkawi Resort (Malay­sia’s Leading Resort) and Shangri-La’s Rasa Sayang Resort and Spa in Penang (Malaysia’s Leading Spa Resort).

The event was attended by more than 1,000 senior management and decision-makers from the global travel and tourism industry

Dubbed the “Oscars” of the global travel and tourism industry, the awards are recognised as the highest accolade within the travel industry.

Votes are cast globally in 919 categories by travel professionals from 183,000 travel agencies, tour and transport companies and tourism organisations in over 160 countries

Kamis, 22 April 2010

pantai cinta di jogja


Parangkusumo, Pantai Cinta di Yogyakarta

Nuansa sakral akan segera terasa sesaat setelah memasuki kompleks Pantai Parangkusumo, pantai yang terletak 30 km dari pusat kota Yogyakarta dan diyakini sebagai pintu gerbang masuk ke istana laut selatan. Wangi kembang setaman akan segera tercium ketika melewati deretan penjual bunga yang dengan mudah dijumpai, berpadu dengan wangi kemenyan yang dibakar sebagai salah satu bahan sesajen. Sebuah nuansa yang jarang ditemui di pantai lain.

Kesakralan semakin terasa ketika anda melihat taburan kembang setaman dan serangkaian sesajen di Batu Cinta yang terletak di dalam Puri Cepuri, tempat Panembahan senopati bertemu dengan Ratu Kidul dan membuat perjanjian. Senopati kala itu duduk bertapa di batu yang berukuran lebih besar di sebelah utara sementara Ratu Kidul menghampiri dan duduk di batu yang lebih kecil di sebelah selatan.

Pertemuan Senopati dengan Ratu Kidul itu mempunyai rangkaian cerita yang unik dan berpengaruh terhadap hubungan Kraton Yogyakarta dengan Kraton Bale Sokodhomas yang dikuasai Ratu Kidul. Semuanya bermula ketika Senopati melakukan tapa ngeli untuk menyempurnakan kesaktian. Sampai di saat tertentu pertapaan, tiba-tiba di pantai terjadi badai, pohon-pohon di tepian tercabut akarnya, air laut mendidih dan ikan-ikan terlempar ke daratan.

Kejadian itu membuat Ratu Kidul menampakkan diri ke permukaan lautan, menemui Senopati dan akhirnya jatuh cinta. Senopati mengungkapkan keinginannya agar dapat memerintah Mataram dan memohon bantuan Ratu Kidul. Sang Ratu akhirnya menyanggupi permintaan itu dengan syarat Senopati dan seluruh keturunannya mau menjadi suami Ratu Kidul. Senopati akhirnya setuju dengan syarat perkawinan itu tidak menghasilkan anak.

Perjanjian itu membuat Kraton Yogyakarta sebagai salah satu pecahan Mataram memiliki hubungan erat dengan istana laut selatan. Buktinya adalah dilaksanakannya upacara labuhan alit setiap tahun sebagai bentuk persembahan. Salah satu bagian dari prosesi labuhan, yaitu penguburan potongan kuku dan rambut serta pakaian Sultan berlangsung dalam areal Puri Cepuri. Anda bisa melihat kalender wisata Yogyakarta di YogYES.COM untuk bisa melihat proses labuhan ini.

Tapa Senopati yang membuahkan hasil juga membuat banyak orang percaya bahwa segala jenis permintaan akan terkabul bila mau memanjatkan permohonan di dekat Batu Cinta. Tak heran, ratusan orang tak terbatas kelas dan agama kerap mendatangi kompleks ini pada hari-hari yang dianggap sakral. Ziarah ke Batu Cinta diyakini juga dapat membantu melepaskan beban berat yang ada pada diri seseorang dan menumbuhkan kembali semangat hidup.

Selain melawati Batu Cinta dan melihat prosesi labuhan, anda juga bisa berkeliling pantai dengan naik kereta kuda. Anda akan diantar menuju setiap sudut Parangkusumo, dari sisi timur ke barat. Sambil naik kereta kuda, anda dapat menikmati pemandangan hempasan ombak besar dan desau angin yang semilir. Ongkos sewa kereta kuda dan kusir sendiri tak terlampau mahal, hanya Rp 20.000,00 untuk sekali keliling.

Bila lelah, Parangkusumo memiliki sejumlah warung yang menjajakan makanan. Banyaknya jumlah peziarah membuat wilayah pantai ini hampir selalu ramai dikunjungi, bahkan hingga malam hari. Cukup banyak pula para peziarah yang menginap di pantai ini untuk memanjatkan doa. Bagi anda yang ingin merasakan pengalaman spiritual di Parangkusumo bisa bergabung dengan para peziarah itu untuk bersama berdoa.